Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Oktober 2011

Foto Detik-Detik kecelakaan Marco Simoncelli

,

Momen paling fatal dalam kecelakaan yang menewaskan Simoncelli.

 

Dalam rekaman video, Simoncelli terlihat 'memotong' jalur Collin Edwards.

 

Simoncelli terlindas motor Edwards dan Rossi. Dalam peristiwa ini Edwards juga terjatuh dan menderita dislokasi bahu.

 

Helm yang dikenakan Simoncelli sampai terlepas. Belum diketahui penyebab pasti kecelakaan dan lepasnya helm milik Simoncelli.

Valentino Rossi juga bersinggungan dengan kecelakaan tersebut. Namun ia selamat dan tidak terjatuh meski tersasar sampai pinggir lintasan (kanan atas). 

 

Tim medis saat memindahkan tubuh Simoncelli dari rumput ke atas tandu. 

 

Motor milik Edwards disingkirkan dari lintasan.

 

Tim medis dan tim teknis sirkuit langsung memberikan bantuan untuk Simoncelli. Sesaat setelah kecelakan tersebut, balapan dihentikan dengan pengibaran bendera merah. 

 

Simoncelli sempat tidak sadarkan diri di sirkuit. Namun ada yang memberitakan ia kembali tersadar sesaat ketika mendapat pertolongan medis.

 

 

Tim medis sirkuit Sepang menggotong tubuh Simoncelli.

 

 

Motor milik mendiang Simoncelli diangkut dengan mobil gerobak oleh tim teknis sirkuit Sepang.

 

 

Rosella Simoncelli, ibunda Marco Simoncelli, tampak lemas saat mendengar kabar putranya tewas.

 

Kekasih Marco, Kate, sedang ditenangkan oleh salah satu kru televisi. 

 

 

Ayah Marco Simoncelli, Paolo Simoncelli harus menerima kenyataan anaknya tewas saat balapan MotoGP.

 

Paolo Simoncelli syok. 

 

 

 

Jumpa pers tim medis menjelaskan penyebab kematian Marco Simoncelli, Minggu (23/10). Menurut Direktur Medis Dr Michele Macchiagodena, Simoncelli tewas akibat cedera di bagian kepala, leher dan dada. 

 

 

 

Selain Direktur Medis, jumpa pers selama enam menit tersebut juga dihadiri oleh Javier Alonso (Dorna Events Managing Director), Franco Uncini (Delegasi Keselamatan), Claude Danis (Presiden Komisi Keselamatan) dan Paul Butler (Direktur Balapan).

 

Beberapa kru tampak terpukul. 

 

 

 

Seorang jurnalis ikut larut dalam kesedihan. 

 

 

 

Simoncelli ketika baru akan memulai balapan di Sepang. Sampai Jumpa Boy,....

 

Untuk Melihat Videonya disini : Video Simoncelli Crash

Senin, 17 Oktober 2011

Lassi Hurskainen, kiper Dengan Tendangan Maut

,
Lassi Hurskainen, kiper Dengan Tendangan Maut
Lassi Hurskainen, kiper Dengan Tendangan Maut - Seorang kiper asal Finlandia bernama Lassi Hurskainen memiliki kemampuan menendang bola yang belum tentu dimiliki seorang striker sekalipun.





sumber ; http://video.vivanews.com/read/16021-lassi-hurskainen--kiper-dengan-tendangan-maut_1

Minggu, 16 Oktober 2011

Ujung Jari Lorenzo Putus

,
Ujung Jari Lorenzo Putus - Pembalap Yamaha Jorge Lorenzo tidak bisa tampil di sesi balapan MotoGP Australia setelah mengalami kecelakaan di sesi pemanasan, Minggu, 16 Oktober 2011. Insiden itu menyebabkan ruas teratas jari manis di tangan kirinya putus. Juara Dunia MotoGP 2010 itu harus menjalani operasi plastik.

Dilansir dari Crash Net, kecelakaan itu terjadi di tikungan 12 saat lap terakhir sesi pemanasan. Setelah terjatuh, Lorenzo bangkit dari motor dan terlihat mengibaskan jari kirinya.

Setelah sadar jarinya putus, beberapa orang di sekitar kejadian mencoba mencari potongan jari itu. Petugas medis yang melihat cedera itu juga langsung memutuskan Lorenzo tidak fit untuk sesi balapan.

Absennya Lorenzo membuahkan berkah buat pesaing terkuatnya, Casey Stoner. Karena Stoner kini tidak memiliki halangan lagi untuk meraih gelar juara dunia 2011 di Australia meski masih menyisakan dua seri balapan lagi.

Benar saja, Stoner tampil tanpa lawan imbang dan meraih podium pertama di Sirkuit Phillip Island. Dengan demikian jumlah poin Stoner tak lagi terkejar oleh Lorenzo yang duduk di peringkat dua klasemen sementara.
"Tadinya saya kira hanya kecelakaan kecil. Saya pikir juga hanya lecet kecil atau apa lah. Tapi setelah saya lihat tayang ulangnya, semua orang tengah mencoba mencari potongan jari dia," kata Stoner menyuarakan rasa simpatinya.

"Saya jadi agak mual karena saya juga pembalap. Saya tahu rasanya jika mengalami hal-hal seperti ini."

Stoner kini mengoleksi 325 poin dan berhak mengklaim juara dunia MotoGP untuk kedua kali sepanjang karir tepat di hari ulang tahunnya. Sedangkan Lorenzo, yang cedera hanya mengoleksi 260 poin.

Jika pun Lorenzo memenangi dua sisa seri lagi di Malaysia dan Spanyol dan tiap kemenangan berhadiah 25 poin, jumlahnya tidak akan bisa mengejar jumlah poin Stoner.
 

FLN blog Copyright © 2011 -- Template created by FLN -- Powered by Blogger News